Sekilas PSPPI

Program Profesi Insinyur - PSPPI UMI

Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) merupakan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 serta turunan pelaksanaannya dalam Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2019 kepada negara untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga insinyur Indonesia yang mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki etika profesi serta kualifikasi sesuai standar. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga insinyur, maka Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 11 April 2016 secara langsung memberikan mandat penugasan kepada 40 perguruan tinggi negeri maupun swasta terpilih yang tersebar di seluruh Wilayah Indonesia untuk menyiapkan pendirian dan pemenuhan syarat-syarat izin penyelenggaraan. 

UMI sebagai bagian dari 40 perguruan tinggi yang mendapat mandat penugasan, berhasil memenuhi persyaratan dan ditetapkan sebagai 4 (empat) perguruan tinggi yang pertama mendapatkan izin penyelenggaran PSPPI. Pada tanggal 11 Januari 2017, Ketua Yayasan Wakaf UMI H. Mokhtar Nurjaya, M.Si dan Rektor UMI Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA yang didampingi Dekan FTI UMI Ir. H. Zakir Sabara HW, ST, MT, IPM, ASEAN Eng, menerima SK Surat Keputusan (SK) Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 12/KPT/I/2017 tentang Pembukaan Program Studi Program Profesi Insinyur dari Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi di Jakarta. 

Untuk menjamin mutu penyelenggaraan, PSPPI UMI menjalin kerjasama dengan berbagai stakeholders keinsinyuran diantaranya Persatuan Insinyur Indonesia (PII) serta Badan-Badan Kejuruan PII, Kementerian terkait dan juga dengan berbagai perusahaan industri antara lain industri pengolahan, konstruksi dan jasa. Kerjasama juga dijalin dengan berbagai universitas dan pemerintah daerah di berbagai wilayah di Indonesia. Secara berkala kurikulum PSPPI UMI senantiasa diupdate untuk menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Kurikulum PSPPI mengacu pada standar pendidikan keinsinyuran. Universitas Muslim Indonesia memiliki Akreditasi “A” dan juga Program Studi Program Profesi Insinyur Universitas Muslim Indonesia terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi dengan peringkat “B” berdasarkan Keputusan BAN-PT Nomor 3455/SK/BAN-PT/Akred/PP/IX/2019 dan berlaku hingga 10 September 2024. Jumlah Alumni PSPPI FTI UMI hingga angkatan VII di bulan Juni 2020 telah mencapai 772 insinyur. Pada Angkatan VII Semester Genap 2019/2020, FTI UMI bersama PII Pusat mengambil sumpah insinyur secara virtual sebanyak 281 insinyur, dimana 1 diantara peserta merupakan mahasiswa jalur reguler.

Berbagai inovasi dilakuan, termasuk program unggulan yaitu penyelenggaraan Kolokium Program Profesi Insinyur “Professional Engineering Colloquium Program”, yang telah memasuki pelaksanaan ke-6, sebuah program berbagi pengalaman keinsinyuran dimana setiap calon wisudawan mempresentasikan karya terbaiknya di depan sivitas akademika, praktisi dan para peserta profesi insinyur. Hasil dari presentasi kemudian didokumentasikan dan dipublikasikan secara luas melalui laman resmi web https://psppi.umi.ac.id. Inovasi yang lain adalah kerjasama dengan PII memfasilitasi alumni profesi insinyur untuk mendapatkan status keanggotaan PII, Pusat Insinyur Profesional, Surat Tanda Registrasi Insinyur.

Untuk menjaga mutu PSPPI secara umum, PSPPI UMI di tahun awal pendirian pada tahun 2016-2017 telah menyelenggarakan lokakarya kurikulum dengan bekerjasama dengan Kementerian Ristekdikti, Badan-Badan Kejuruan Persatuan Insinyur Indonesia, Mitra Industri dari berbagai instansi Pemerintah, Asosiasi, dan pihak industri manufaktur dan konstruksi. Selanjutnya untuk meningkatkan kordinasi penyelenggaraan dan standar pelaksanaan maka PSPPI FTI UMI menginisiasi pembentukan Forum Komunikasi Penyelenggara Program Profesi Insinyur (Forkom PPPI) dengan tujuan forum sebagai wadah peningkatan kualitas mutu penyelenggaraan PSPPI. Sekretaris PSPPI FTI UMI terpilih sebagai Sekretaris Jenderal Forkom PPPI. Melalui kegiatan forkom, yang melibatkan 41 perguruan tinggi, secara aktif menyelenggarakan kegiatan workshop standar mutu PSPPI di Makassar, Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya.
PSPPI UMI bersama PII Pusat dan PII Wilayah/Cabang bertanggung jawab memfasilitasi alumni PPI UMI untuk mencapai level insinyur professional (IP) hingga ASEAN Engineer pada AFEO melalui kegiatan pembimbingan terstruktur dan intensif. 

Saat ini telah tercatat lebih dari 200 alumni yang teregister di AFEO serta teregistrasi Surat Tanda Registrsi Insinyur (STRI). Upaya yang penting untuk memfasilitasi alumni yang bekerja di lingkungan pemerintahan sebagai aparatur sipil negara adalah pengakuan dan pencantuman gelar Profesi Insinyur (Ir.) pada dokumen Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Alumni PSPPI FTI UMI tercatat sebagai ASN pertama yang mendapat persetujuan pemerintah untuk mencantumkan gelar Ir. dalam dokumen kepegawaian di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum.

Berbagai kontribusi PSPPI FTI UMI untuk kemajuan keinsinyuran terus dilakukan termasuk menjadi salah satu Inisiator Pendirian Forum Komunikasi Penyelenggara Program Profesi Insinyur (Forkom PPPI). Kongres Pendirian Forkom PPPI dilaksanakan pada tanggal 25 November 2017 di Makassar, diamana PSPPI UMI bertindak sebagai tuan rumah. Pada kongres tersebut ditetapkan Prof. Dr. Ir. Suryo Purwono, MASc, IPU, ASEAN Eng (UGM) sebagai Ketua Umum, Ir. Taufik Nur, ST, MT, IPM, ASEAN Eng., Sekretaris Prodi PSPPI UMI sebagai Sekretaris Jenderal, dan Dr. Ir. Endang Juliastuti, MS, IPM (ITB) sebagai Bendahara. Kontribusi lainnya dalam kancah nasional, PSPPI UMI dipercayakan sebagai sebagai salah satu perguruan tinggi yang menjadi narasumber penyusunan borang akreditasi.

Selain itu, PSPPI UMI juga menempati posisi strategis di kepengurusan nasional Persatuan Insinyur Indonesia dimana menempatkan Dekan FTI UMI Dr. Ir. H. Zakir Sabara HW, ST, MT, IPM, ASEAN Eng sebagai Pengurus Badan Pelaksana Program Profesi Insinyur (Bapel PPI) dan Kordinator Wilayah Indonesia Timur Badan Kejuruan Kimia PII. Sekretaris PSPPI UMI, Ir. Taufik Nur sebagai diamanahkan sebagai Kordinator Wilayah Sulawesi Bidang Pengembangan Organisasi PII Pusat. 

Peran strategis lain pada Organisasi Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Teknik Industri (BKSTI) dimana Ketua Majelis Penilai PSPPI UMI Dr. Ir. H. Dirgahayu Lantara, MT, IPU, ASEAN Eng dipercayakan sebagai Ketua Bidang Pengembangan Sarana dan Prasarana. serta posisi strategis lainnya di berbagai asosiasi profesi keinsinyuran di Indonesia. Saat ini sejumlah dosen PSPPI UMI dipercayakan sebagai sebagai Anggota Majelis Penilai (Assesor) Insinyur Profesional Persatuan Insinyur Indonesia pada beberapa badan kejuruan.

PSPPI FTI UMI ikut andil dan turut mengukir sejarah pada dunia keinsinyuran Indonesia dengan mewisuda pertama kali insinyur melalui Program Profesi Insinyur pada tanggal 7 Mei 2017 di Auditorium Al Jibra Kampus II UMI di Makassar. Wisuda inilah yang menjadi wisuda pertama Profesi Insinyur se-Indonesia yang tercatat di REKOR MURI dan dihadiri oleh Pimpinan Pusat Persatuan Insinyur Indonesia dan Kordinator Kopertis Wilayah IX.