Sekilas PSPPI

Program Profesi Insinyur - PSPPI UMI

Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) sebagai amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran, merupakan upaya pemerintah mempercepat terciptanya tenaga insinyur Indonesia yang mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki etika profesi serta kualifikasi sesuai standar sertifikasi dalam waktu yang mendesak.

Untuk memenuhi kebutuhan tenaga insinyur, sesuai amanat undang-undang, maka Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 11 April 2016 memberikan mandat penugasan kepada 40 perguruan tinggi negeri maupun swasta untuk melakukan pemenuhan syarat pendirian dan izin penyelenggaraan. Penetapan UMI sebagai perguruan tinggi penyelenggaraan PSPPI dengan diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 12/KPT/I/2017 tentang Pembukaan Program Studi Program Profesi Insinyur pada tanggal 11 Januari 2017 di Jakarta. Penerimaan mandat penugasan dan izin operasional PSPPI diterima langsung oleh Rektor UMI Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA dan Ketua Yayasan H. Mokhtar Nurjaya, M.Si., di Kementerian Ristekdikti di Jakarta. Dengan terbitnya SK Pendirian dan Operasional dari Pemerintah Republik Indonesia, maka PSPPI UMI dinyatakan memenuhi syarat terakreditasi minimum.

Pengelolaan PSPPI UMI diamanahkan kepada Fakultas Teknologi Industri (FTI), sedangkan fakultas terkait keinsinyuran di UMI antara lain Fakultas Teknik, Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Pertanian, Fakultas Kelautan dan Ilmu Perikanan dan Fakultas Ilmu Komputer. Pada awal pelaksanaan di tahun 2017 hingga pertengahan 2018, PSPPI UMI dipimpin oleh Ir. H. Zakir Sabara HW, ST, MT, IPM, ASEAN Eng yang juga Dekan FTI dan sebagai sekretaris program studi dijabat oleh Ir. Taufik Nur, ST, MT, IPM, ASEAN Eng. Selanjutnya amanah pengelolaan PSPPI FTI UMI untuk Periode 2018-2021 dilanjutkan oleh Ir. Andi Pawennari, MT, IPU, ASEAN Eng (Wakil Dekan I FTI UMI Periode 2014-2018) dan Ir. Taufik Nur, ST, MT, IPM, ASEAN Eng masing-masing sebagai Ketua dan Sekretaris Prodi. Saat ini jumlah Dosen Pengampu Program Profesi Insinyur berjumlah 29 orang dengan rincian kualifikasi IPM sebanyak 26 orang dan IPU sebanyak 3 orang dimana 23 dosen diantaranya telah bersertifikat insinyur internasional ASEAN Engineer.

Program Profesi Insinyur diselenggarakan dengan 2 jalur, yaitu Jalur Reguler dan Jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Jalur Regular melayani lulusan S1 Teknik atau Teknik Terapan dan Rumpun Pertanian yang memiliki kecukupan pengalaman bekerja keinsinyuran sebanyak 2 (dua) tahun, sedangkan Jalur RPL diperuntukkan untuk lulusan Program Studi Teknik atau Teknik Terapan, dan Rumpun Pertanian yang memiliki pengalaman lebih dari 2 (dua) tahun setelah lulus pada tingkat S1. Lulusan dari Program S1 Sains dan Pendidikan Teknik juga dapat mengikuti PSPPI UMI dengan dengan beberapa ketentuan khusus sesuai dengan Permenristekdikti dan Perdirjendikti. Peserta PSPPI UMI yang memenuhi syarat kelulusan, selanjutnya dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Insinyur (Ir.).

Kurikulum PSPPI yang dirancang sesuai dengan Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 35 Tahun 2016, terdiri dari 24 SKS mata kuliah. Metode perkuliahan Program Reguler dilaksanakan dengan muatan 70 % praktik di lapangan yang dikerjasamakan dengan mitra industri dan 30% teori di kampus. PSPPI FTI UMI telah bekerjasama sama aktif dengan pihak industri untuk mendukung pelaksanaan program magang bagi para peserta jalur regular, antara lain PT. Eastern Pearl Flour Mills. Perusahaan Pengolahan Tepung Terigu terbesar di Indonesia serta beberapa perusahaan industri dan konstruksi BUMN dan swasta. Untuk Program RPL dapat ditempuh dengan mengajukan portofolio pengalaman keinsinyuran lampau dalam bentuk isian Form Aplikasi Insinyur (FAIR), sebuah sistem penilaian yang dikembangkan oleh PSPPI UMI. Aktivitas pengisian FAIR dilaksanakan secara mandiri dan dapat dilakukan di tempat kerja.

Pembimbingan selain dapat dilakukan dengan tatap muka, juga dapat dilakukan dengan kombinasi tatap muka dan daring/online. Metode online dilakukan melalui komunikasi pada media email, google drive maupun melalui grup chat antara pembimbing dengan peserta PSPPI sehingga peserta Jalur RPL dapat menyesuaikan aktivitas di PSPPI dengan pekerjaan pada masing-masing lokasi kerja. Kerjasama dengan pihak pemerintah daerah dan berbagai perusahaan industri maupun konstruksi telah dijalin PSPPI UMI sejak awal berdirinya dengan melayani perekrutan peserta jalur RPL hingga ke daerah Papua dan Papua Barat. Untuk peserta yang telah memiliki pengakuan Insinyur Profesional baik level Utama, Madya atau Pratama, cukup menyetor Form Aplikasi Insinyur Profesional (FAIP) Persatuan Insinyur Indonesia. Program andalan PSPPI UMI adalah Penyelenggaraan Kolokium Program Profesi Insinyur, suatu program yang menampilkan seluruh peserta PSPPI untuk berbagi pengalaman proyek keinsinyuran yang dikemas secara ilmiah dan diikuti oleh para praktisi industri dan konstruksi. Hasil dari presentasi dibukukan dan dibagikan secara luas melalui laman web resmi PSPPI FTI UMI.

PSPPI hingga pertengahan tahun 2019 telah melaksanakan kegiatan dengan 5 angkatan dan menghasilkan sebanyak 375 insinyur dengan input mahasiswa berlatar belakang lebih dari 22 program studi keteknikan/pertanian/sains/pendidikan teknik yang berasal lebih dari 41 Perguruan Tinggi (PTN dan PTS) dengan sebaran dari seluruh wilayah Indonesia. Kepercayaan masyarakat pengguna lulusan semakin meningkat dengan dipercayakannya lulusan PSPPI UMI menempati posisi penting pada berbagai instansi, lembaga, perusahaan maupun lembaga pendidikan tinggi keteknikan. Kiprah prestasi alumni PSPPI UMI telah membanggakan dengan dipercayakannya lulusan PSPPI UMI menempati posisi penting dalam bidang keinsinyuran di pemerintahan dan dan industri yaitu Ir. Suparji sebagai Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Ir. Sutopo sebagai Kepala Balai Pelaksanaan Jalan di Maluku, Ir. Iswan Nur Baso sebagai Manajer Maintenance PT. EPFM, Ir. Muhardi Mustafa sebagai Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Konawe Utara dan beberapa alumni lainnya yang menempati posisi sebagai kepala dinas teknis Wilayah/Kabupaten/Kota dan Manajer Perusahaan BUMN maupun swasta di berbagai wilayah di Indonesia. Beberapa alumni juga menempati posisi sebagai pengambil kebijakan di beberapa daerah antara lain sebagai Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD. Kiprah alumni tidak hanya di tingkat nasional namun juga di level internasional seperti engineer di perusahaan migas di Timur Tengah.

Berbagai kontribusi PSPPI UMI untuk kemajuan keinsinyuran terus digulirkan termasuk menjadi salah satu Inisiator Pendirian Forum Komunikasi Penyelenggara Program Profesi Insinyur (Forkom PPPI). Kongres Pendirian Forkom PPPI dilaksanakan pada tanggal 25 November 2017 di Makassar, diamana PSPPI UMI bertindak sebagai tuan rumah. Pada kongres tersebut ditetapkan Prof. Dr. Ir. Suryo Purwono, MASc, IPU, ASEAN Eng (UGM) sebagai Ketua Umum, Ir. Taufik Nur, ST, MT, IPM, ASEAN Eng., Sekretaris Prodi PSPPI UMI sebagai Sekretaris Jenderal, dan Dr. Ir. Endang Juliastuti, MS, IPM (ITB) sebagai Bendahara. Kontribusi lainnya dalam kancah nasional, PSPPI UMI dipercayakan sebagai sebagai salah satu perguruan tinggi yang menjadi narasumber penyusunan borang akreditasi Program Profesi Insinyur oleh BAN PT bersama UGM, ITB, Petra Surabaya, ITS dan UNDIP.

Selain itu, PSPPI UMI juga menempati posisi strategis di kepengurusan nasional Persatuan Insinyur Indonesia dimana menempatkan Dekan FTI UMI Dr. Ir. H. Zakir Sabara HW, ST, MT, IPM, ASEAN Eng sebagai Pengurus Badan Pelaksana Program Profesi Insinyur (Bapel PPI) dan Kordinator Wilayah Indonesia Timur Badan Kejuruan Kimia PII. Sekretaris PSPPI UMI, Ir. Taufik Nur sebagai diamanahkan sebagai Kordinator Wilayah Sulawesi Bidang Pengembangan Organisasi PII Pusat. Peran strategis lain pada Organisasi Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Teknik Industri (BKSTI) dimana Ketua Majelis Penilai PSPPI UMI Dr. Ir. H. Dirgahayu Lantara, MT, IPU, ASEAN Eng dipercayakan sebagai Ketua Bidang Pengembangan Sarana dan Prasarana. serta posisi strategis lainnya di berbagai asosiasi profesi keinsinyuran di Indonesia. Saat ini sejumlah dosen PSPPI UMI dipercayakan sebagai sebagai Anggota Majelis Penilai (Assesor) Insinyur Profesional Persatuan Insinyur Indonesia pada beberapa Badan Kejuruan.

Untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan kepada masyarakat, PSPPI UMI berkomitmen terhadap kualitas melalui peningkatan pelayanan dan sarana prasarana, mutu dosen dan pembimbing industri. PSPPI UMI telah memiliki 22 dosen bergelar ASEAN Engineer. Pada tanggal 12-14 November 2018 di “Conference of ASEAN Federation Eengineering Organization (CAFEO) 36” di Singapura dilantik 28 alumni PSPPI UMI yang terdiri atas dosen dan pembimbing dari Industri sebagai penyandang gelar “ASEAN Engineer”. Jumlah 28 orang ini melengkapi menjadi total 36 alumni PSPPI UMI yang terdiri dari dosen dan pembimbing industri PSPPI UMI. Pada CAFEO sebelumnya yaitu CAFEO 34 di Filipina, PSPPI UMI berhasil menyumbang 2 ASEAN Engineer dan 6 ASEAN Engineer di CAFEO 35 di Thailand.

Pada CAFEO 37 yang akan dilaksanakan pada awal bulan September 2019 di Jakarta Indonesia, PSPPI UMI berkontribusi mengikutkan lebih dari 50 alumni PSPPI untuk menerima gelar ASEAN Engineer dari Asean Federation Engineering Organization (AFEO). Memfasilitasi para alumni dan khususnya juga pembimbing industri untuk mencapai level sertifikasi internasional merupakan komitmen kuat untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan PSPPI UMI. Usaha lain untuk mendukung pencapaian kompetensi untuk alumni adalah menjadi PSPPI pelopor yang memfasilitasi pengakuan dan pencantuman gelar Profesi Insinyur (Ir.) para alumninya untuk tercatat pada Badan Kepegawaian Nasional.

Untuk mendukung keberlanjutan, PSPPI UMI saat ini telah memiliki wadah organisasi yang menghimpun para alumni untuk berkontribusi pada pengembangan PSPPI yaitu melalui Ikatan Alumni Program Profesi Insinyur (IKA PPI) yang telah berdiri sejak awal 2019. IKA PPI FTI UMI dipimpin oleh Ir. Irwan Bachri Syam, ST, IPM yang juga Wakil Bupati Luwu Timur.

PSPPI FTI UMI ikut andil dan turut mengukir sejarah pada dunia keinsinyuran Indonesia dengan mewisuda pertama kali insinyur melalui Program Profesi Insinyur pada tanggal 7 Mei 2017 di Auditorium Al Jibra Kampus II UMI di Makassar. Wisuda inilah yang menjadi wisuda pertama Profesi Insinyur se-Indonesia dan dihadiri oleh Pimpinan Pusat Persatuan Insinyur Indonesia dan Kordinator Kopertis Wilayah IX.

Dasar Hukum & Regulasi Program Profesi Insinyur :

  • Undang Undang Nomor 11 Tahun 2014 Tentang Keinsinyuran
  • Peraturan Menteri Riset Dikti No. 35 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Program Profesi Insinyur.
  • Peraturan Menteri Riset Dikti No. 26 Tahun 2016 Tentang Rekognisi Pembelajaran Lampau.ang 
  • Keputusan Menristek Dikti No. 12/KPT/1/2017 Tentang Pembukaan Prodi Program Profesi Insinyur Universitas Muslim Indonesia
  • Peraturan Dirjen No. 1462 Tahun 2016 Tentang Panduan Penyelenggaraan PS PPI
  • SK Menristek Dikti No. 31/2017 Dewan Insinyur Indonesia